Bakal Calon Kades Alpian Dorong Pemuda Karangbaru Jadi Motor Pembangunan Desa

Bakal Calon Kades Karang Baru, Muhamad Alpian

Sebuah peringatan keras sekaligus solusi fundamental datang dari Muhamad Alpian, S.H., Bakal Calon Kepala Desa Karangbaru. Dalam rilis pemikiran strategisnya, Alpian menegaskan bahwa masa depan Desa Karangbaru sedang berada di persimpangan jalan Menyelamatkan generasi muda atau membiarkan desa hancur oleh pengaruh negatif.

Otoy sapaan akrabnya secara terbuka menyerukan bahwa pemerintah desa tidak boleh lagi hanya diam menonton di balik meja saat anak muda Karangbaru diincar oleh bahaya narkoba, obat-obatan terlarang, hingga aksi tawuran yang kian liar.

Diapun menolak keras pandangan bahwa pemuda adalah penonton. Baginya, mereka adalah Investasi Generasi Penerus Bangsa. Ia memandang setiap satu pemuda Karangbaru yang terjebak narkoba adalah satu kegagalan besar pemerintah desa.

“Kita tidak sedang bicara soal kegiatan seremonial. Kita bicara soal menyelamatkan investasi masa depan. Desa harus hadir sebagai pemegang kendali pembinaan, bukan penonton yang baru sibuk saat ada warga yang tertangkap polisi,” tegas Alpian dalam rilisnya.

Dari hal tersebut jika dia di berikan amanat oleh masyarakat Desa Karangbaru dirinya akan melakukan Restorasi Peran LKD (Lembaga Kemasyarakatan Desa) dan organisasi desa. Ia menginginkan organisasi desa berubah menjadi unit reaksi cepat yang memberikan edukasi dan perlindungan terhadap anak muda.

Melalui gagasannya dia merumuskan Nawa Cita Karangbaru sebagai komitmen ideologisnya. Fokus utama dari agenda besar ini terangkum dalam tiga langkah revolusioner:

Perang Melalui Edukasi: Menjadikan setiap jengkal wilayah desa sebagai area sadar hukum untuk menutup celah peredaran narkoba dan obat-obatan. Transformasi Organisasi: Memaksa organisasi desa untuk tidak lagi pasif. Desa harus menjadi pusat pembinaan karakter yang nyata dan terukur.

Proteksi Total: Menjamin tidak ada satu pun anak muda Karangbaru yang dibiarkan tanpa arah. Desa harus hadir sebagai orang tua kedua bagi mereka.

Rilis buah pikir ini merupakan “tamparan” bagi status quo. Alpian meyakinkan warga bahwa kepemimpinan desa ke depan harus memiliki keberanian untuk intervensi demi kebaikan generasi.

Ia menekankan bahwa tawuran dan narkoba hanyalah gejala dari desa yang absen dalam mendidik warganya. Oleh karena itu, kehadiran sosok pemimpin yang memiliki visi perlindungan hukum dan pembinaan moral seperti Muhamad Alpian dianggap sebagai kunci utama keselamatan Karangbaru.

“Masa depan Karangbaru tidak ditentukan oleh aspal jalanan, tapi oleh kuatnya mentalitas anak mudanya. Desa harus hadir sekarang, atau kita kehilangan masa depan selamanya!” tutupnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup