Cetak Rekor Sejarah, 8 Juta Warga Amerika Serikat Turun ke Jalan dalam Aksi ‘No Kings’
Jakarta, Pilarind.id – Gelombang protes besar-besaran mengguncang Amerika Serikat pada Minggu (29/3/2026). Sebanyak 8 juta orang dilaporkan memadati jalan-jalan di lebih dari 3.300 lokasi di seluruh penjuru negeri dalam aksi bertajuk “No Kings”. Demonstrasi ini disebut-sebut sebagai aksi massa terbesar sepanjang sejarah Amerika Serikat.
Gerakan akar rumput ini merupakan bentuk protes keras terhadap kepemimpinan Presiden Donald Trump di masa jabatan keduanya, yang dinilai sebagian besar warga mulai menunjukkan arah otoriter dan mengancam konstitusi.
”Tidak ada negara yang dapat memerintah tanpa persetujuan rakyat. Kami di sini karena merasa konstitusi terancam,” ujar Marc McCaughey, seorang veteran militer yang ikut berdemonstrasi di Atlanta. Kepada AFP
Di New York, aktor kawakan Robert De Niro turut bergabung dalam massa, menyuarakan kekhawatiran atas masa depan kebebasan di AS. Protes tidak hanya terpusat di kota besar, namun menjalar hingga kota kecil di 50 negara bagian, bahkan memicu aksi solidaritas di kota-kota besar Eropa seperti Madrid dan Roma.











