Ditengah Efisiensi, Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi Gelontorkan Rp131 Juta Cuma Demi 195 Kg Benih Jagung
CIKARANG – Ditengah efisiensi belanja pengadaan barang rupanya Dinas Pertanian Kabupaten Bekasi mengaggarkan ratusan juta untuk sejumlah pengadaan. Diantaranya, pengadaan benih jagung senilai ratusan juta
“Siapapun berhak mengawasi pengadaan barang dan jasa. Dari mulai pengadaan, pembelian, barangnya, harganya, kualitasnya, sampai dengan turun ditengah masyakarat,” beber Sekertaris Komunitas Aktivis Muda Indonesia (KAMI) Kabupaten Bekasi, Dwi Septiaji.
Plt Bupati Bekasi diminta tidak cuek soal ini, jangan juga menganggap sepele uang ratusan juta dari APBD cuma untuk belanja benih jagung. Kemudian, belanja barangnya pun harus transparan.
“Penting untuk Plt Bupati Bekasi bisa turun tangan terkait transparansi di Dinas Pertanian, sebab disanalah kebutuhan rakyat kecil tersalurkan. Tentunya Kepala Dinas Pertanian bisa menjelaskannya kapan belanjanya, dimana belanjanya, berapa harga perkilonya, diserahkan pada siapa bibit benih jagung senilai 131.820.000 juta itu. Jangan-jangan bibit Jagung dari APBD itu justru nyasar ke instansi yang sekarang lagi heboh tanam jagung, bukan dialokasikan ke rakyat,” tegas pria yang akrab disapa Aji.
Untuk diketahui, dalam aplikasi Sirup pengadaan benih jagung kode RUP 6393653, tercantum total pagu Rp.131.820.000 juta dengan uraian pekerjaan benih jagung 195 Kilogram.
Banyak kalangan menduga pengadaan itu rawan terhadap belanjanya juga penyaluran benih jagung lantaran tidak ada yang mengawasi secara intensif.










