Gunakan Badan Jalan Kalimalang Demi Acara Maulid Nabi, Pemdes Pasirsari Dikritik Pengguna Jalan

Screenshot

Sebuah unggahan video dari akun TikTok @twentyeightsam menjadi perbincangan hangat di media sosial. Video tersebut memperlihatkan kondisi lalu lintas di ruas Jalan Kalimalang yang mengalami penyempitan dan penutupan sebagian jalan akibat didirikannya panggung serta tenda besar untuk acara peringatan Maulid Nabi yang diselenggarakan oleh Pemerintah Desa (Pemdes) Pasirsari.

Dalam video tersebut, pengunggah menyertakan keterangan, “Padahal kalimalang trafficnya padet banget”, yang menggambarkan keresahan pengguna jalan saat harus melintasi jalur yang padat tersebut.

Tanggapan dan Reaksi Netizen

Unggahan tersebut langsung dibanjiri ratusan komentar dari warganet yang terbelah menjadi beberapa pandangan:

Sebagian besar netizen menyesalkan penggunaan jalan raya utama yang mempunyai volume kendaraan tinggi untuk acara panggung.

“Dzolim kek giniii tauuuu,” tulis akun Nur Kholifah El-Qibt.

“Apa artinya ibadah, klo dzolim pada orang lain,” komentar akun Kingkang kung.

“Keterlaluan, merugikan org banyak,” tambah akun Agus Setiawan.

Netizen lain seperti Fernandes Tamba juga menyoroti kemacetan parah yang ditimbulkan dari penutupan jalan tersebut.

Beberapa pengguna jalan dan warga mempertanyakan bagaimana izin penutupan jalur utama tersebut bisa didapatkan.

“Ko bisa dapet izin ya?” tanya akun mee.

Akun sab3k menyindir, “Org dlm ny kuat”.

Di sisi lain, ada warga yang mencoba menjelaskan bahwa acara tersebut merupakan peringatan Maulid Nabi tingkat desa.

Akun izzatul.yazidah04 berkomentar, “Lagian itu acara buat maulid desa ka cuman ditutup sedikit aja ka”

Pemilik akun @twentyeightsam sendiri merespons salah satu komentar dengan tetap menyayangkan penutupan jalan tersebut: “Iya betul kak buat acara maulid.. tp tetep aj nutup jalan.. sangat disayangkan”.

Kejadian ini kembali memicu diskusi publik mengenai batas penggunaan fasilitas jalan raya untuk kepentingan acara keagamaan maupun hajatan warga, terutama di jalur-jalur utama yang padat lalu lintas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *