Senior Wartawan Delta News TV Soroti Anggaran Humas Perumda Tirta Bhagasasi Rp3 Miliar
BEKASI — Anggaran kehumasan dan publikasi Perumda Tirta Bhagasasi Tahun Anggaran 2025 yang diperkirakan mencapai hampir Rp3 miliar menjadi sorotan. Senior Wartawan sekaligus penanggung jawab Delta News TV, Amri Siregar, meminta manajemen memberikan klarifikasi mengenai realisasi anggaran dan media yang menjadi mitra kerja sama.
Sorotan ini muncul setelah sejumlah rekan media mengeluhkan tidak adanya kerja sama publikasi maupun kegiatan media gathering selama periode 2024 hingga 2026. Kondisi tersebut memunculkan pertanyaan mengenai mekanisme pemilihan media mitra dan distribusi anggaran publikasi.
Menurut Amri, anggaran sebesar itu semestinya dikelola secara terukur dengan mempertimbangkan kebutuhan perusahaan dan manfaat yang dihasilkan. Secara nominal, anggaran tersebut berpotensi mengakomodasi kerja sama dengan puluhan media, bergantung pada nilai kontrak dan jenis publikasi yang dilaksanakan.
“Manajemen perlu menjelaskan media mana saja yang bekerja sama, berapa nilai kontraknya, bagaimana realisasi pembayarannya, serta apa hasil yang diperoleh perusahaan. Semua harus bisa dibuktikan melalui data dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya
Ia juga menekankan pentingnya efisiensi, terutama apabila kondisi keuangan perusahaan membutuhkan evaluasi belanja. Penggunaan anggaran harus memberikan manfaat nyata bagi perusahaan dan masyarakat, bukan sekadar menjadi pengeluaran rutin tanpa indikator keberhasilan yang jelas.
Amri mendorong pemeriksaan objektif terhadap dokumen perencanaan anggaran, kontrak kerja sama, bukti publikasi, realisasi pembayaran, dan laporan pertanggungjawaban. Jika ditemukan indikasi penyimpangan, persoalan tersebut harus ditindaklanjuti sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga informasi ini disusun, besaran realisasi anggaran, daftar media penerima kerja sama, dan rincian hasil publikasi masih memerlukan klarifikasi resmi dari manajemen Perumda Tirta Bhagasasi agar persoalan tersebut dapat dinilai berdasarkan data, bukan spekulasi.









