Sektor Parkir Jadi Target PAD Plt Bupati, Kantor Dishub Bekasi Justru Kosong Saat Jam Kerja
Kabupaten Bekasi – Upaya Plt Bupati Bekasi dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD) melalui sektor parkir tampaknya terganjal oleh disiplin aparatur di tingkat bawah. Di tengah sorotan publik terkait menjamurnya parkir liar, kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Bekasi justru terpantau sepi penghuni di saat jam kerja masih berlangsung, Selasa (14/4).
Pantauan awak media di lokasi pada pukul 11.08 WIB, menunjukkan aktivitas di kantor tersebut nyaris lumpuh. Padahal, waktu tersebut belum memasuki jam istirahat resmi. Kondisi ini kontras dengan instruksi Plt Bupati Bekasi yang sedang gencar mendorong OPD (Organisasi Perangkat Daerah) untuk mengoptimalkan potensi retribusi daerah demi pembangunan kabupaten.
Sektor parkir merupakan salah satu lumbung PAD yang menjadi fokus utama pemerintah daerah saat ini. Namun, keberadaan titik-titik parkir liar di wilayah Cikarang yang tidak terkelola dengan baik diduga kuat menjadi penyebab kebocoran pendapatan daerah.
Upaya konfirmasi yang dilakukan wartawan terkait pengawasan dan penindakan parkir liar di titik-titik krusial Cikarang tidak membuahkan hasil. Tidak ada pejabat berwenang maupun staf yang dapat ditemui untuk memberikan penjelasan mengenai langkah konkret Dishub dalam menyelaraskan visi Plt Bupati terkait optimalisasi PAD sektor parkir.
“Bagaimana PAD mau meningkat kalau pengawasannya saja lemah? Kami mau konfirmasi soal langkah Dishub dalam menertibkan parkir liar yang jelas-jelas merugikan daerah, tapi kantornya justru kosong sebelum jam istirahat,” ungkap salah seorang wartawan Aang yang kecewa.
Kosongnya kantor di jam kerja ini memicu kritik keras. Sebagai instansi yang bertanggung jawab langsung atas pengelolaan lalu lintas dan perparkiran, Dishub seharusnya berada di barisan terdepan dalam merespons aduan masyarakat serta menjalankan target strategis pimpinan daerah.
Hingga saat ini, belum ada tanggapan resmi dari pihak Dishub Kabupaten Bekasi mengenai absennya para pegawai di meja tugas pada pagi menjelang siang tersebut.
Warga berharap Plt Bupati Bekasi melakukan evaluasi mendalam dan memberikan sanksi tegas kepada jajaran yang menghambat program percepatan PAD akibat rendahnya kedisiplinan kerja. Jika kebocoran parkir liar terus dibiarkan tanpa pengawasan ketat, target peningkatan PAD yang dicanangkan pemerintah daerah dikhawatirkan hanya akan menjadi wacana di atas kertas.










