Pasca-Prahara OTT, Pemkab Bekasi “Cuci Gudang” Birokrasi Sebelum Buka-bukaan Anggaran

Kabupaten Bekasi – Di tengah sorotan tajam publik akibat skandal Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang mengguncang integritas birokrasi, Pemerintah Kabupaten Bekasi akhirnya angkat bicara. Plt Bupati Bekasi, Asep Surya Atmaja, menegaskan komitmennya untuk melakukan “pembersihan” internal sebelum menjalankan instruksi Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, terkait transparansi anggaran di media sosial.

Langkah ini diambil bukan sekadar formalitas, melainkan upaya darurat untuk memulihkan kepercayaan masyarakat yang sempat anjlok.

Asep mengakui bahwa kondisi birokrasi saat ini memerlukan penanganan khusus. Alih-alih langsung mengumbar data, ia memilih strategi pembenahan dari dalam untuk memastikan data yang dipublikasikan nantinya benar-benar akuntabel.

“Saya sedang merapikan birokrasi dulu, dinas-dinas kita sisir satu per satu. Setelah internal bersih dan rapi, baru kita umumkan ke publik secara transparan,” tegas Asep di Cikarang, Senin (6/1).

Pembenahan dimulai dari sektor teknis yang bersentuhan langsung dengan aliran uang negara. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menjadi sorotan awal karena kinerjanya yang melampaui target (104% pada sektor pajak tenaga listrik).

Namun, sektor lain seperti retribusi parkir yang belum diperbarui sejak 2015 dan tata kelola BUMD akan segera dirombak total guna menutup celah kebocoran anggaran (PAD).

Kabupaten Bekasi kini mengelola anggaran raksasa. Dengan total APBD 2026 mencapai Rp7,7 triliun, mata publik dipastikan akan tertuju pada setiap rupiah yang dibelanjakan.

Sumber Dana

Jumlah

Pendapatan Asli Daerah (PAD)

Rp4,3 Triliun

Dana Transfer Pusat

Rp2,9 Triliun

Dana Transfer Provinsi

Rp400 Miliar

Total APBD 2026

Rp7,7 Triliun

Instruksi Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, sangat jelas: Gunakan media sosial (YouTube, FB, Instagram) untuk pamer anggaran, bukan sekadar pamer kegiatan.

Asep berjanji akan membentuk tim khusus untuk mengeksekusi instruksi ini. “Kepercayaan publik sempat menurun. Saya datangi langsung dinas-dinas agar mereka kembali percaya diri bekerja dengan jujur. Kita akan sampaikan capaian kinerja bulanan agar rakyat bisa menilai sendiri,” tambahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tutup